PAPANDHAKU
Sosok yang paling aku kagumi selama ini adalah papandhaku. itu adalah sebutanku untuk ayahanda tercintaku. mungkin agak sedikit aneh tapi aku sangat sangat menyukai panggilan itu dan hanya boleh aku seorang yang memanggil beliau papandha, kakak-kakakku tak kuperbolehkan sekalipun apalagi orang lain.
saat memanggil nama beliau, yang terasa dihatiku adalah sebuah kebanggaan yang aku miliki. kebanggaan akan sosok seorang ayah. sosok yang begitu gagah, berani, tegas dan juga penyanyang. sikap beliau yang selalu tersenyum kepada orang lain, easy going, dan terbuka membuat beliau selalu dihormati. beliau selalu mencoba adil terhadap semua orang tak terkecuali terhadap putra putrinya. kadang aku pun merasa beliau lebih memperhatikan orang lain daripada diriku, tapi kemudian aku menyadari satu hal bahwa hal yang dilakukannya adalah untuk memberiku sebuah pelajaran berharga bagaimana cara memahami orang lain.
jika melihat nea (ponakanku) aku seperti melihat masa kecilku. kata bundhaku (panggilan kesayanganku dan hanya boleh aku seorang yang memanggil ibuku dengan sebutan itu) dulu sewaktu aku masih kecil, tingkahku yang ga pernah bisa diam membuat kakak-kakakku marah. karena kemarahan kakak-kakakku dan kadang sampai mencubit diriku karena saking gemasnya. aku pun menangis dan membuat papandhaku yang turun tangan menanganinyaa (hahahaaa aku merasa merdeka dan yang paling disayang bapak karena mbak anis dan mas faik dimarahi, hehhehe). sampai-sampai terbesit dalam hatiku, suatu saat jika aku memiliki kekasih hati, aku berharap dia seperti papandhaku (ngareepp).
itulah papandhaku orang yang paling aku sayangi didunia ini setara dengan bundhaku. dalam mimpiku setiap harinya terbayang bagaiamana aku bisa membahagiakan beliau sama seperti beliau yang selalu berkorban demi putra putrinya. aku akan selalu berusaha menjadi yang terbaik bagi papandha dan bundhaku. do the best do the best everyday. SEMANGADDHHHH,,,,,,

Semangaaat ^^
BalasHapusSalam untuk Papandhamu ya.